img.haji dan pendidikan moral/bundadontworry.wordpress.com

Makkah Al_Mukarommah

Ibadah haji merupakan ibadah yang paling akhir diwajibkan oleh Allah swt setelah shalat, zakat, dan puasa.
Menurut jumhur ulama, haji diwajibkan oleh Allah swt pada tahun ke-9 Hijriah.
Pada tahun ini, kaum muslimin untuk pertama kalinya menunaikan ibadah haji dengan Abu Bakar Siddik bertindak sebagai Amir al-Haj.
Rasulullah saw sendiri melakukannya pada tahun berikutnya. (Rasyid Ridha, Tafsir Al-Manar, 2/220).

Berbeda dengan ibadah-ibadah lain dalam Islam, ibadah haji memerlukan dan melibatkan banyak aspek; fisik, mental, maupun material.
Tanpa terpenuhinya tiga aspek tersebut, agak sulit atau bahkan tak mungkin seorang dapat menunaikan ibadah haji dengan baik dan sempurna.

Ibadah haji, seperti halnya semua ibadah dalam Islam, mengandung ajaran moral yang amat tinggi dan luhur.
Dengan ibadah haji, seorang dapat belajar tentang banyak hal, terutama tentang persaudaraan Islam (ukhuwwah Islamiyah), persamaan manusia (al-musawah), dan persatuan umat.
Dengan haji pula, seseorang dapat belajar tentang perjuangan, kesabaran, kesediaan untuk bekorban tanpa pamrih, toleransi dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam Alquran, kepada setiap pelaku ibadah haji, Allah SWT berpesan:

”Barangsiapa menetapkan niatnya untuk mengerjakan haji pada bulan itu, maka ia tak boleh rafats (birahi), fasik, dan berbantah-bantahan dalam masa melaksanakan haji.” (Al-Baqarah, 197).

Menurut pendapat banyak mufassir, setiap pelaku ibadah haji, berdasarkan ayat di atas, dilarang keras melakukan tiga hal:

Pertama, mengeluarkan perkataan yang keji dan kotor atau perkataan tak senonoh yang mengundang birahi (rafats).

Kedua, melakukan kejahatan dan berbagai tindakan yang menentang dan melawan hukum-hukum Allah swt (fusuq).

Ketiga, menciptakan permusuhan di antara sesama manusia dengan membanggakan diri dan merendahkan orang lain (jidal).

Menurut imam al-Ghazali, makna terpenting dari larangan yang terkandung dalam ayat di atas, ialah terwujudnya kualitas-kualitas moral (Akhlak al-Karimah) bagi para pelaku ibadah haji itu.

Kualitas moral ini tidak saja harus dijaga pada waktu menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, tetapi juga harus diupayakan untuk tetap terwujud dan aktual pada saat ia kembali ke Tanah Air dan kampung halamannya.

Adanya peningkatan moral ini disebut oleh Nabi saw sebagai pertanda dari ibadah haji yang makbul dan mabrur.

Allah swt menjanjikan pengampunan dan sorga bagi para pelaku ibadah haji, yaitu orang-orang yang dengan ibadah haji yang dilakukan membuat mereka menjadi manusia-manusia yang berakhlak mulia dan berbudi luhur.

Sabda Nabi saw:
”Barangsiapa menunaikan ibadah haji, dan ia tak berbuat rafats dan fasik, maka ia kembali (suci dan bersih) seperti anak manusia yang baru lahir dari perut ibunya.”

Salam

Dari : berbagai sumber
Gambar diambil dari sini

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

7 responses »

  1. imamboll says:

    mendapat gelar haji di depan nama asli kita memang mudah, tapi terkadang kita tidak memahami apa yg harus menjadi tanggung jawab kita ketika mendapat titel haji/hajah

    semoga yg berhaji saat ini bisa menjadi haji yg sebenarnya bunda

  2. Jun_P.M says:

    wah bagus ceritanya bu.. mudah2an selesai pulang haji kualitas moral kita bisa dipertahankan.

    oh ya mbak,
    saya ngadain kontes menulis berhadiah kecil2an nih, infonya bisa dilihat diblog saya.
    Ditunggu partisipasnya ya.

    thanks
    Jun_P.M

  3. Yunda Hamasah says:

    Foto itu selalu bikin rindu :)

    Semoga Bunda sehat yaaa #peluk bunda

  4. Lidya says:

    selalu iri dengan cerita2 haji, mudah2an saya bisa kesana juga ya bun

  5. myisti says:

    subhanallah..jika ada orang Haji yg masih melakukan dosa berarti hajinya engga mabrur..

  6. Assalamulaikum bunda,

    Bahkan sebelum ketika berhaji, kita tidak diperkenankan melakukan perbuatan yang buruk. sehingga bisa memunculkan sesuatu yang tidak diinginkan ketika berhaji. Apalagi ketika berhaji kita melakukann tiga hal tersebut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s