Donald Trump saat ini adalah sosok sukses yang dikenal di seluruh penjuru dunia, namun ia juga mengawali kesuksesan kariernya dengan usaha yang berat dan maksimal.
Tugas pertama yang diberikan ayahnya saat ia bergabung di perusahaan keluarga adalah menjual 1.200 unit rumah, dan ia memang berhasil.
Sepertinya suatu hal simple, dan sangat mudah dilakukan bukan?
Tahukah Anda bagaimana sulitnya menawarkan sebuah unit rumah?

Menjual rumah berbeda jauh dengan menjual kacang, hanya dengan sedikit teriakan “Kacang renyah…kacang renyah…” orang-orang yang mendengarnya akan tertarik dan membelinya tanpa berpikir panjang.
Namun Anda tak dapat melakukan hal yang sama saat menjual rumah, seberapapun usaha Anda untuk meyakinkan seseorang bahwa rumah itu nyaman dan merupakan pilihan terbaik, puluhan kali pula Anda mendapatkan penolakan.

Apakah menurut Anda penolakan tersebut suatu bencana?
Yah secara hitungan target bagi Anda yang bekerja di suatu perusahaan real estate mungkin berarti kehilangan insentif.
Namun beberapa kali penolakan yang Anda alami juga berarti bertambah pula pengalaman dan teknik Anda menghadapi customer.

 

 

Anda mungkin mendapat celaan, cercaan dan makian saat menawarkan unit rumah.

Namun itu juga sebuah keberuntungan kecil yang tersimpan di balik rasa pahit yang Anda rasakan.

Pertemuan Anda dengan konsumen cerewet yang banyak maunya pun juga sebuah keberuntungan.

Semakin banyak Anda bertemu dengan orang-orang yang sulit dihadapi, artinya Anda melewati satu tingkatan level lagi.
Sehingga saat bertemu konsumen lainnya, bukan masalah besar bagi Anda untuk membuat mereka yakin akan produk yang Anda tawarkan.
Begitupula dengan rekan yang menjengkelkan, yang terkadang iri, atau berusaha menusuk Anda dari belakang.
Atasan yang selalu menuntut, namun sadis dan dingin tak memiliki hati.
Mereka semua juga termasuk keberuntungan yang terselubung dalam kemasan yang tidak menarik.

Sebenarnya apa lagi sih yang kurang dari hidup Anda?

Semua yang ada di sekeliling Anda adalah keberuntungan, yang terbungkus dalam kemasan berbeda-beda.

Ada kemasan yang manis dan cantik, ada pula yang hanya dibungkus koran gosip dan berita tak sedap, dan yang dikemas dengan bungkus yang penuh jebakan duri.

Bagaimanapun juga semua berisi keberuntungan, yang akan Anda temui di manapun Anda pergi.
Jadi masihkah Anda merasa menjadi orang yang tidak beruntung?

 

 

Salam

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

16 responses »

  1. Apa mungkin keberuntungan ya. tiap orang sudah diatur rejekinya dan keberuntungannya. Menjual rumah kan katanya gampang2 susah.

  2. Orin says:

    sepakat Bun, kadang kita udh sebel duluan sama ‘bungkus’nya, pas udah dibuka baru nyadar deh isinya ternyata adalah yg selama ini kita inginkan (atau perlukan) :)

  3. Terima kasih telah mengingatkan untuk selalu bersyukur, Bu.

  4. wardhani says:

    Menurut saya, jika anda ingin berhasil di bidangnya masing2. Memang dibutuhkan keberuntungan, tp ada yang lebih penting. Yaitu kerja keras, menurut saya percuma kalo kita kuliah di Universitas ternama, tapi setelah kita lulus kita tidak mau bekerja keras. Ada pribahasa, segala sesuatu itu dimulai dari bawah, tp kayaknya sekarang kebanyakan orang2 ingin yang instan2.

    Kunjungi blog saya, saya newbie wardhany-agroindustri.blogspot.com

  5. Udin says:

    ini. disini kita bisa bolak balik lagi otak kita yang terbiasa negatif
    artikel yang bermanfaat

  6. ajisakajawa says:

    nice post bu…
    alhamdulillah maen ke blog ini bs dapet banyak pencerahan…

    salam kenal…^_^

  7. subhanallah,,,,,
    inspiratif banget bunda,,,,
    mengajarkan kita agar tidak pernah putus asa dan tidak mudah menyerah
    dimana ada masalah,, pasti ada jalan untuk menyelesaikannya,,,

  8. Saya lebih suka menyebutnya dengan nikmat. Karena semua yang kita temui baik itu yang mengenakkan maupun yang menyebalkan bagi kita, ternyata tidak hal yang sia-sia di dalamnya.

    Alloh sudah merancang runtutan kejadian2 yang kita alami penuh dengan hikmah, pelajaran, amal dan hal2 baik lainnya.
    Namun, seringnya kita, seperti kata Bunda sering tertipu dengan kemasan.

    Belajar menyikapi kejadian yang tidak seiring dengan harapan kita memang sangat sulit.
    Perlu tekad dan mental yang kuat agar semua yang Alloh hadirkan kehadapan kita terasa nikmat dan indah.

    Dan memang semuanya itu ternyata indah. Hanya hijab dari dosa2 kitalah yang telah menutupnya dari mata kita..

  9. membacanya, berkali saya mengucapkan alhamdulillah…..

    jadi ingat surah Ar-Rahman ya….
    “nikmat mana lagi yang kau dustakan?” :)
    salam

  10. Bagaimanapun juga semua berisi keberuntungan, yang akan Anda temui di manapun Anda pergi.

    kata-kata yang keren banget bund,

    hanya dengan rasa syukur, semuanya bisa kita lihat dgn mata hati berupa keberuntungan khan ?
    setuju? :)
    setuju dong ….. :)
    salam

  11. rabbani75 says:

    seorang muslim memang harus memandang semua yg ditakdirkan Allah dengan sikap positif (husnuzzhon)

    karena Allah swt seperti yang kita kira , bukan begitu ? :)
    salam

  12. Hajier says:

    Saya setuju sekali dengan posting ini.
    Dan saya menyimpulkan bahwa semua orang diberkahi oleh Tuhan sebuah keberuntungan. Sayangnya tidak semua sadar kalo disekeliling mereka adalah sebuah keberuntungan, malah mereka menganggap itu adalah kesialan. Semoga saya tidak termasuk orang-orang seperti itu…
    Nice post!

    aamiin….semoga kita semua mampu dan mau mengambil setiap hikmah dlm setiap kejadian ya Hajier :)
    salam

  13. Ipras says:

    haha… artikel semacam inilah yg sangat ampuh untuk meluruskan pikiran mereka-mereka yg masih terbalik (negatif)

    Keren nih :)


    semoga kita semua bisa selalu berpikiran positif ya Ipras :)
    salam

  14. pencerahan yang sangat bagus Bunda, buat kami2 yang masih muda. intinya dibalik setiap musibah pasti ada hikmahnya. Bukan begitu Bunda, kalo tidak salah menafsir dari artikel di atas? Salam

    ya bener Herman..
    apapun itu musibah atau barokah selalu menyimpan hikmah dibaliknya
    asal kita jeli melihatnya dgn mata hati :)
    salam

  15. dea says:

    sebuah keberuntungan adalah bentuk rasa syang tuhan kepada kita :)

    dan, kita harus jeli utk bisa mensyukurinya ya Dea :)
    salam

  16. mylitleusagi says:

    bundaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    akhirnya dirimu posting lagi..
    kangen..kangen..kangen..
    sudah 4 hari gak posting…
    miss you so much..(^_^)

    iya bener banget…
    setelah kita bisa melewati sesuatu hal yang sulit..
    besoknya semua akan menjadii lebih mudah…
    selalu ada kemudahan di balik kesulitan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s