Hari Raya Idhul Fitri hampir tiba dan itu berarti dekat pula saatnya untuk memberi uang THR ( Tunjangan Hari Raya) bagi buah hati tercinta.
Walaupun hal ini tidak wajib, karena masing masing keluarga tentu punya rencana atau cara sendiri yang unik.
Memberikan uang hadiah THR pada anak bisa karena anak anak berpuasa penuh di bulan Ramadhan atau tidak bolos sama sekali shalat tarawihnya.

Mungkin nominal uang yang Anda selipkan itu selalu berbeda-beda tiap tahunnya, namun sebagai orang tua, kita semua pasti ingin mengajarkan yang baik pada anak.

Salah satu pelajaran penting yang bisa Anda ajarkan pada momen bagi bagi uang THR ini adalah bagaimana agar anak menggunakan uang yang mereka dapat dengan bijak.

Ajarilah anak untuk membelanjakan uang itu dengan bijak.
Anda bisa mengarahkan anak untuk membeli barang-barang keperluan mereka sendiri, seperti alat tulis, sepatu, dan sebagainya.
Tentunya hal ini bisa menjadi kebanggaan bagi sang anak karena mereka seolah membelinya dengan ‘uang mereka sendiri’.

Meminta anak untuk menabung uang itu.
Ingatkan anak, mungkin tentang impiannya memiliki sepeda baru.
Katakan pada mereka bahwa Anda bersedia membayar sekian persennya, namun untuk sisanya harus mereka sendiri yang mengusahakannya.

Dengan jalan demikian anak akan termotivasi untuk menabung dan belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu dalam hidup ini, mereka harus mau membayar harganya.

Kita semua tahu ada begitu banyak manfaat positif dari menabung.
Di antaranya, anak jadi tidak seenaknya dan tergantung penuh pada orang tua.
Sejak kecil, mereka juga dilatih untuk bertanggung jawab dalam menggunakan uang secara bijak.

Selain menabung, Anda juga bisa mengajari anak untuk beramal dari uang mereka sendiri.
Tentunya pendidikan watak yang baik dan mulia ini sebaiknya dimulai sedini mungkin.
Awalnya anak memang harus diarahkan dalam hal ini.

Bagaimana pengalaman sahabat dengan uang THR ini bagi anak anak tercinta?
Apakah ditabung juga atau ada cara lain yang lebih baik?
Monggo….silakan berbagi cerita disini …….

 

 

Salam

Gambar diambil dari sini

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

20 responses »

  1. Mudik Hakiki says:

    [...] tiba. Orang-orang yang diperantauan sudah sibuk mempersiapkan diri dengan banyak atau sedikit uang THR (Tunjangan Hari Raya) yang telah diterima untuk melakukan mudik. Kata Mudik kalau dikira-kira [...]

  2. renny says:

    Salut Bunda, mengajarkan anak untuk tidak konsumtif…

  3. gold account says:

    Yah, saya tidak bermaksud ikut campur. Jika memang boleh berpendapat, maka itulah pendapat saya pribadi. Saya sendiri, cukup dengan kemeja yang disetrika rapi, celana yang dijahitkan saudara Mama, serta sepatu kulit rapi tersemir. Simpel bukan? Lagipula, bukan uanglah yang menjadi alasan saya berkomentar. Akan tetapi, gunjingan di mulut para wanita setelah melihat penampilan temannya yang lain yang membuat saya risih.

  4. silver price says:

    Salah satu pelajaran penting yang bisa Anda ajarkan pada momen bagi bagi uang THR ini adalah bagaimana agar anak menggunakan uang yang mereka dapat dengan bijak.

  5. Abi Sabila says:

    Tahun-tahun yang lalu, Sabila biasa ‘setor’ THR yang ia dapatkan dari kerabat, tapi mulai tahun ini ia tak perlu setor lagi, ia harus mulai belajar mengelola keuangan agar nanti di pesantren juga bisa memanage uang sakunya.
    Salam hangat untuk keluarga tercinta.

  6. Waaah, bagi-bagi THRnya dong bunda hehehe

  7. wah, makasih bngt tipsnya bunda, sangat berguna untuk sy yg baru mau mulai mjd seorang bunda..:)

  8. dea says:

    huaaaaa THR ….
    aku belum satupun dapet THR :'(
    alhamdulilah tips nya udah di baca sebelum dapet THR baca dulu lah ! :D

  9. tik tok says:

    dari dulu sayadapet THR ga gede2 amat Bun, ya tp lumayan lah bikin ati ni nyaman. Sebenarnya ga perlu dinilai besar kecilnya jg sih Bun,yg penting sang pemberi itu orang yg kita sayangi dan sayang sama kitanya.
    Hanya itu Bunda cerita saya,makasih.

  10. rawins says:

    benar benar pemanfaatan thr di jalan yang benar
    aku thr malah buat bayar utang
    heheh payah…

  11. Applausr says:

    rame sekarang nukerin uang 2000an baru… buat angpao… kalau kata orang china… hehehhe

  12. kl di keluarga besar saya, anak2 pas lebaran dpt THR tp di keluarga besar suami enggak bun.. ^^

  13. Lidya says:

    belum dapet THR nih bun :)

  14. sejak kecil anak-anak harus dilatih dan belajar menabung, karena efeknya sangat bermanfaat jika ia dewasa kelak… :)

  15. LJ says:

    klo si kembar, thrnya biasa ditabung, Mam.. dan biasa jadi inceran Mamanya buat dipinjem.. wkwkk.. dan mrk dengan senang hati akan meminjamkan pd siapapun yg membutuhkan.. :P

    selamat menjelang siang, mamih sayang..

  16. Dadan says:

    THR buat anak-anak sudah mulai saya kasih di awal Ramadhan setiap hari, dengan syarat harus berpuasa, shalat tarawih, baca al-Quran, mengikuti pesantren ramadhan dan yang terpenting sebagian besar untuk ditabung

  17. adjii says:

    bener bgt waktu kecil aku di kasih paman dan waktu itu aku kumpulin buat keinginanku di tambah tabungan sendiri dan aku jd sadar klo menginginkan sesuatu itu butuh proses…

  18. Nchie Hanie says:

    Hiks.hiks..udah beberpa tahun terakhir ini ga dapet THR Bun..
    Karena Papanya Olive pindah2 kerja mulu..
    Ahh..Tapi meskipun ga ada THR masih tetep semangat menyambut hari kemenangan..

  19. yayats38 says:

    Ha ha tahun ini THR sepet Bun wkwkwk ..
    Semoga THR Bunda bisa bikin asyik lebaran nanti ya Bun he he
    Salam hangat dari Sby :)

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s