Begitu mendengar kata Kanker, bisa dipastikan pasti kita akan terkejut , setegar apapun kita saat itu , atau didampingi siapapun kita ketika mendengar hasil pemeriksaan yang menyatakan kita positif kanker, seolah olah dunia runtuh dan kita tenggelam sedalam dalamnya menuju shock, stress dan seakan umur kita telah ditentukan kapan akan berakhir.

sel kanker

Belum lagi rasa yang menyertai bahwa dunia ini terlalu kejam, tak adil pada kita, kenapa harus saya?
mungkin inilah rasa yang dialami oleh beberapa penyintas (penderita) kanker, apapun jenis kankernya.
dan, saya termasuk salah seorang penyintas kanker yang sempat mengalami hal hal tersebut diatas.

Lantas………..apakah saya menyerah dan terpuruk begitu saja?
TIDAK, adalah jawabannya…………………disini saya akan berbagi melalui masa masa sulit saya pada Anda, siapa tahu ada yang bermanfaat, entah untuk diri sendiri, saudara, teman atau siapapun yang kebetulan menjadi salah seorang penyintas kanker seperti saya.
Walaupun, jujur saja, saya masih berproses menjalani semua ini.

Yuk, sahabat kita simak saja tips dibawah ini :

1. Menerima Kanker dengan lapang dada

Ketika vonis kanker telah positif, bukan berarti dunia akan berakhir.
Yang jelas kita harus berniat untuk segera memeranginya dengan segenap kekuatan dan semangat.
Akuilah bahwa kanker itu memang ada dalam tubuh kita, jangan menolaknya ( denial), biasanya sikap ini dikarenakan kita terlanjur berfikir , bahwa kanker akan menghancurkan segalanya, dan bahwa umur kita telah ditentukan kapan akan berakhir ( biasanya malah kita menganggap umur kita tak lama lagi).
No, No, Big No dear…………..
Umur ada ditangan Tuhan, DIA lah yang berhak mengambil umur yang dipijamkanNYA pada kita.

2. Berfikir dan bersikap positif

Sepertinya tak mungkin melakukan ini, karena rasa sakit yang tak tertahankan setiap saat akan dirasakan oleh tubuh dan fikiran kita.
Saya katakan disini “Pikiran kita adalah kekuatan yang sangat luar biasa”
Kenapa?
karena ketika kita berfikir positif, stress tentu saja akan lari menjauh, dan kanker pun ikut menjauh, karena stress itu bagaikan hidangan ternikmat bagi tumbuh kembang sel sel kanker.
Jadi……..
Yuk, jauhkan fikiran negatif yang hanya akan membawa kita pada kesakitan yang lebih parah lagi.
Pikiran positif dan kekuatannya (Mind Power) akan sangat membantu kita bagaikan amunisi untuk berperang melawan kanker.

3. Sikap dan Support Keluarga inti dan Keluarga besar.

Seringkali keluarga penyintas kanker akan memperlakukan hak hak istimewa bagi si penyintas, karena kasih sayang mereka.
Padahal sebenarnya , kami, para penyintas kanker tidak ingin diperlakukan seperti itu, hal tersebut malah berdampak negatif karena seolah olah kami adalah orang orang invalid yang harus selalu dibantu.
Walaupun tentu saja kita tetap berharap pada mereka, disaat kita merasa sangat terpuruk karena rasa sakit yang luar biasa, lelah, bosan dan capek, kita membutuhkan keberadaan mereka, disinilah dibutuhkan komunikasi cerdas antar anggota keluarga, bukan setiap saat……….sekali lagi, bukan setiap saat dear.

Karena walaupun si kanker  telah membuat tubuh ini keropos didalam ( perlahan namun pasti) , kanker takkan saya biarkan untuk merampas keinginan saya disaat saat akhir saya , di sisa hidup saya untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi orang orang yang saya sayangi.
Hanya semangat seperti inilah yang tak bisa dibuat keropos oleh kanker.

Support yang diperlukan dari keluarga bagi penyintas kanker adalah berupa ;

* Kepercayaan :
Berilah mereka kepercayaan untuk memilih sendiri pengobatan macam apa yang membuat mereka nyaman, dan support lah apapun pilihan itu, karena dengan keyakinan yang ada, insyaAllah pengobatan akan berjalan sesuai yang diinginkan.
Jangan membabi buta ingin melakukan pengobatan ini itu yang disarankan, karena merekalah yang paling tahu pengobatan apa yang paling diyakini dan nyaman bagi mereka.

* Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman
Tentu saja kita tak ingin orang yang kita sayangi merasa terus menerus khawatir dan ketakutan dengan kanker yang dideritanya, oleh karena itu sebaiknya kita selalu membuat mereka merasa aman, nyaman dengan berusaha mengerti tentang penyakit mereka.
Karena akan ada saat saat dimana , kami, para penyintas kanker ini kadang merasa lelah , bosan dan capek menghadapi rasa sakit luar biasa akibat kanker ini.
Support keluarga adalah hal paling utama bagi penyintas kanker, untuk kembali menumbuhkan kekuatan melawan kanker.
Sekali lagi, disinilah komunikasi cerdas antar anggota keluarga sangat dibutuhkan, dan bahkan harus didahulukan dibanding kepentingan yang lain.
Banyak sangat informasi tentang kanker dari berbagai sumber yang bisa dipercaya, baik konsultasi langsung dengan Onkolog ( ahli kanker) ataupun dari internet.

* Support group
Sebagai seorang penyintas kanker, saya merasakan bagaimana sebuah support group sangat banyak sekali membantu kepercayaan diri dalam penyembuhan.
Karena kita bisa saling berbagi dalam mengatasi atau memanage rasa sakit yang kita rasakan ( hanya sesama penyitas kanker yang tahu bagaimana aduhainya  rasa sakit akibat kanker).
Support group ini pula yang mampu menstabilkan psikis sesama penyintas kanker.
Dan, saya beruntung mempunyai support group yang dapat diandalkan untuk berbagi, juga seorang psikiater yang jadi sahabat dalam memerangi kanker ini.

*Sikap hidup
Kita berbicara tentang sikap hidup, pola hidup, gaya hidup dan makanan sehat.
Gaya hidup yang penuh dengan stress, tentu saja menjadi makanan ternikmat bagi berkembangnya sel sel kanker, makanan yang tidak sehat, kurang serat seperti junk food adalah juga lahan subur untuk tumbuh kembang sel sel kanker.
Lantas apa dong yang sebaiknya kita makan?
Tentu saja gizi seimbang, makanan tanpa pengawet, tanpa pewarna dan lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur segar.
Olah raga juga tentunya tetap harus dilakukan, karena tubuh yang sehat lah yang mampu memerangi keberadaan kanker ini.

Sulit?
Tidak ada yang sulit, ketika kita berniat dan melaksanakannya dengan penuh kesadaran ingin sembuh.
Karena kanker bukanlah penyakit yang tak dapat disembuhkan.

Sikap hidup yang positif, bahwa apa yang kita usahakan untuk sembuh akan ada hasilnya, sangat penting.
Ikhtiar dulu, baru tawakal…………itulah kuncinya.
Tuhan tak pernah menyianyiakan hambaNYA yang berusaha dan memohon padaNYA.
Semoga bermanfaat.
Wallahualam……..

Salam

Gambar diambil dari sini

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

51 responses »

Comment navigation

  1. […] di atas ditulis Januari 2012 lalu, ketika kesehatan Mamih mulai terganggu. Seperti Inon bilang, bahwa kami berdua adalah anak yang nyebelin jika tak tega […]

  2. […] pulang dari sebuah perjalanan,  postingan mandeg! Kemarin saat di Japos udah disindir sama Mamih dan Inon, bahwa eMak rajin hapdetnya cuman urusan TdRM dowank..   #laiyalah eMak kan kudu […]

  3. […] masih berlanjut dengan sebuah kejutan buat Mamih tercinta.  Berkumpul dengan Mang Gemot, MS + Om Abang + Inka, Paktuo dan Inon. Kejutan yang sudah […]

  4. @maylafandri_38 says:

    pengen nangis T_T
    Stay strong Bunda…!!
    Semoga Allah segera mengangkat sakit Bunda…aaamiiiin

  5. @uwi_dewi says:

    nice share bunda..

    tahapan menerima dan tetap berpikir positif atas apa yg terjadi memang susah apalagi klo kejadian yg menimpa kita itu sesuatu yg berat seperti yg bunda alami..

    klo boleh sedikit sharing aq jg pernah mengalami hal itu meskipun bukan kanker tapi aq di vonis dokter mengidap PCOS.. penyakit yg menakutkan untuk wanita karena penderitanya harus berupaya keras jika ingin memiliki anak.. tahu PCOS ketika aq umur 22th awalnya sedih bgt bunda tapi dari dulu aq selalu percaya kalau apapun yg terjadi dalam hidup qt itu sudah yg terbaik yg Allah kasih untuk qt.. dan bukannya Allah tidak akan meberi cobaan kepada hamba-Nya kecuali Allah tahu kalau hamba-NYa itu sanggup.. Jadi ketika akhirnya saya bisa menerima saya bisa mulai berpikir positif.. mulai menjalankan treatment dokter dari sedini mungkin sehingga Jika Allah mengijinkan ketika kelak aq menikah nanti aq bisa cepet punya anak, yah even kadang capek bunda karena harus minum obat terus atau diet hahaha.. dan pikiran positif yg sekarang aq coba tanamkan tiap hari adalah “jika kelak suatu saat aq menikah aq pasti bisa punya anak dari rahim aq sendiri”.. berharap boleh donk, even beberapa dokter aq blg aq bakalan sulit punya anak kan gak ada yg gak mungkin kan bunda?? hahaha.. bukankah jika Allah berkata jadi maka jadilah.. :)

    ayoooo tetap semangat bunda (sambil nyemangatin diri sendiri jg hahaha..)!!!!

  6. Bunda… sekali lagi, setiap membaca tulisan Bunda, selalu saja ada hal-hal baru dan positif yang dapat diserap. Terima kasih Bunda yang selalu memberikan pencerahan walau disaat hal terberat harus dihadapi. Inspirasi ini mudah-mudahan akan selalu aku ingat bila terbentur masalah apapun bentuknya. Sekali lagi terima kasih Bunda… *peluk

  7. [...] masih berlanjut dengan sebuah kejutan buat Mamih tercinta.  Berkumpul dengan Mang Gemot, MS + Om Abang + Inka, Paktuo dan Inon. Kejutan yang sudah [...]

  8. [...] pulang dari sebuah perjalanan,  postingan mandeg! Kemarin saat di Japos udah disindir sama Mamih dan Inon, bahwa eMak rajin hapdetnya cuman urusan TdRM dowank..   #laiyalah eMak kan kudu [...]

  9. “Tidaklah menimpa seorang muslim kelelahan, sakit, kekhawatiran, kesedihan, gangguan dan duka, sampai pun duri yang mengenai dirinya, kecuali Allah akan menghapus dengannya dosa-dosanya.” (Muttafaqun alaih)

    Salut buat Bunda yang selalu berfikir positif menerima semua ini… Semoga Bunda diberikan kekuatan dan kesabaran hingga lulus ujian ini. Semoga cepat sembuh ya, Bun.. *kiss kiss*

  10. pru4life says:

    Bundoo percayalah tuhan slalu punya rencana indah dibalik smua itu.. sabar ya bundo

    insyaAllah bunda sabar say…
    malah bersyukur krn Allah swt selalu memberikan yg terbaik utk bunda :)
    salam

  11. chocoVanilla says:

    Bundooo… aku ndak mampu berkata apa-apa :( Tapi aku berdoa untuk BundoLy….

    Peluuuuuuukkk sayang, semangat ya, Buuuuunnn…

  12. vizon says:

    Bunda.. Maaf saya baru tahu sekarang soal ini.. Tapi turut senang membaca sikap positif yang Bunda tebar di sini… Doa saya selalu untuk kesehatan Bunda..

  13. Imelda says:

    Bunda, maaf saya baru baca sekarang…
    Senang sekali bunda masih sempat membagi perasaan bunda melalui blog ini.
    Saya yakin banyak orang akan tertolong baik penyitas kanker sendiri maupun keluarganya. Support group memang sangat membantu ya bun.
    Dan saya ingin menggaris bawahi ini :

    Karena kanker bukanlah penyakit yang tak dapat disembuhkan.

    Tetap berdoa dan semangat ya bun
    Doa kami dari jauh

    EM

  14. kakaakin says:

    Menuju tahap ‘acceptance’ memang berat banget. Sebagian besar orang tetap bertahan pada tahap ‘denial’.
    Semangat ya, Bunda. Pengen ketemu Bunda Lily… :)

  15. Claser says:

    kanker bisa diobati dengan minum air putih sebanyak mungkin tiap hari,!

  16. bundaaa… semangat yaa… doa kami selalu menyertaimu, kasih sayang Allah jg senantiasa bersamamu

  17. cheila says:

    bundaaaaaaaaaa *peluk
    postingan ini bagi saya luar biasa..saya melihat bagaimana bunda menghadapi mungkin ini dibilang cobaan..tatapi rasa ikhlas bunda menerima, ketegaran bunda dan tentunya semangat yang bunda miliki saya yakin ini akan memberikan efek yang sangat luar biasa bagi bunda.
    semangat bunda..doa saya untuk bunda disana *terharu banget bunda :)

    harus mengakui..yang muda ini semangatnya masih kalah kalo sama bunda.hehehehehe

    salam saya bunda *pelukcium

Comment navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s