Berarak sajak pujangga..
lalu terdiam..
entah menghayati atau sekedar berlalu
menikmati remang2nya malam ini
menghitung kisah kisah indah
sejenak jari jariku bermain
meliku menari dibawah sinar lampu
seperti kala itu,
ketika kau mainkan jemari tanganmu
dalam hamparan asa dan fatamorgana
ketika itu kunikmati sentuhanmu..
kunikmati dendanganmu..
lalu kuterlelap dan aku tak lagi tahu
akankah aku kembali kan bersua
bercinta dan bercanda..
kini usia tlah membawaku dewasa
dan aku slalu terlelap dengan caraku sendiri
tanpa belaianmu, tanpa sentuhanmu..
meski senyum cintamu kian mengembang
ketika kudatang membawa asa itu
asa dan mimpi mimpi yang selalu kau dendangkan..
ayah bunda…
aku kan kembali hanya untukmu






Ayah Ibu, tak akan cukup sepanjang waktu untuk mengenang kebaikan mereka..
selalu tak sebanding yang kita beri dengan kasih sayang ayah ibu yang murni dari hati
Semoga ayah ibu kita diberkahi kesehatan dan kebahagiaan ya bun..
salam sayang,, mmuahh
Belakangan ini Bunda saya sering berpuisi ria…apakah itu ungkapan hati yang mendalam
yang jelas puisi deretan kata dalam segudang makna ya Bunda
Mau minta diajarin lagi bikin puisi ah ama Bunda n Bnd Bkt .. lupa
biar mengalir kayak puisinya bunda ini ..
Trims Bun
Salam
apik puisinya mbak
Jadi ingin membuat “12 Blogger Berpuisi Bareng “, setelah sukses dengan “12 Blogger ngeTIP Bareng”
salam hangat dari Surabaya
teringat masa kecil ku yang selalu di sayang ayah bunda jadi kangen sekarang
ayahku dah lama tiada, ibuku baru kemaren sakit kakinya
mengharu biru bunda,,,hiks-hiks…i love u papa mama…
Sempat khawatir, dua mimpi kemarin berturut-turut tentang Bapak, ini tidak biasanya. Alhamdulillah, setelah telepon Bapak Ibu baik-baik saja. Ya Allah, jagalah mereka berdua, sayangilah mereka seperti mereka selalu menyayangiku. Amin.
Tuhan panjangkanlah umur ayah dan bunda karena darah dagingnya ini belum membalas banyak jasanya
Syahdu mengharu Uni Ly, Salam
Like this… [jempol]
Lama tak mampir, sekarang mampir ke rumah bunda hehehehe
kerenn banget bun sajaknya jadi inget orang tua ni
Sajak yang membangkitkan rindu… (halagh)
Momennya berdekatan dengan hari ibu nih.. bentar lagi… Pas
Hiks..JAdi Inget Bapak-Bapakku..
(inget Bapak)
salam saya bunda ly
Jadi kangen sama masa kecil dulu……
pagi bunda, lagi bersajak2 ya bun
semakin dewasa ya bunda. semoga keberkahan selalu bersama bunda dan keluarga tercinta, amin..
Ayah Bunda Luv U
pagi Maammm.. peluk cium.. mmwwaahh..!
Sajak bunda bagus….mengalir dan menyentuh….saya menikmatinya.
salam sastra
blognoerhikmat
ayah bunda i lope yuuu pulll…
Ayah ibuku tersayang, kedewasaan ini membawaku ke jalan2 yg dulu pernah engkau tempuh. Jalan licin berisi air matamu, kecewamu dan kepahitanmu. Tapi pada setiap ujung kulihat taman2 imdah, tempat melarnya bunga2 yg tumbuh dari cintamu. Bunda aku kembali.