Dan saat kita percaya kita dapat melakukan sesuatu dengan kekurangan kita, maka di sanalah keajaiban terjadi…
Di sebuah panggung, duduklah seorang violist yang tak dapat melihat.
Matanya buta sejak masih kecil, namun ia punya semangat yang luar biasa.
Malam itu, ia diberi kesempatan yang langka untuk tampil di depan orang banyak.
Tentu saja ia gugup dan takut.
Setiap hari, ia selalu berlatih dengan keras untuk konser malam tersebut.
Tak sedetik waktupun ia buang untuk melupakan latihan.
Ia pernah berkata pada ibunya, bahwa konser itu adalah impiannya.
Ia akan sangat bahagia dapat menyuguhkan alunan lagu merdu bagi penonton, hanya itulah keinginannya.
Ia pun mulai duduk, memegang biolanya dengan sangat terampil dan segera memainkan sebuah komposisi lagu.
Para penonton ada yang memperhatikan, namun tak sedikit pula yang sibuk dengan ponsel atau berbincang dengan teman di sebelahnya.
Sampai di pertengahan lagu, tiba-tiba dua dawai biolanya putus.
Lagupun terhenti.
Suasana menjadi hening… pandangan semua penonton ada padanya.
Ia kemudian berdiri.
Perlahan, diletakkannya kembali biola di antara bahu dan dagunya. Kemudian, dengan sisa dawai yang ia miliki, dimainkannya lagu indah improvisasi dari nada yang ada.
Tentu saja kedengarannya tak seperti komposisi aslinya.
Namun, justru lagunya kini membuat semua penonton terdiam, terpaku dan terpukau oleh lagu yang dibawakannya.
Violist itu telah kehilangan dua dawai penting pada konsernya, tetapi ia tak mau impiannya hancur hanya karena hal tersebut.
Ia berusaha keras menyelesaikan penampilan dengan sisa dawai yang dimilikinya, dan ia berhasil dengan sebuah keajaiban di dalamnya.
Banyak kehilangan yang juga kita alami, seperti halnya sang violist. Namun, apakah kemudian kita akan membiarkan kehilangan tersebut menghentikan langkah untuk meraih impian?
Gambar diambil dari sini




Jawaban saya, tidak! Apapun yang terjadi saya bakal terus memperjuangkan impian sampai terwujud. Terima kasih untuk cerita yang sangat menginspirasi ini, Bunda.
Nice post mbak.
Suka banget sama kalimat terakhirnya. :’)
tak ada akar rotanpun jadi
tak boleh putus semangat ya bun, memang susah tapi tetap harus usaha
sepakat BuMon, tidak ada yg mudah, bila menghadapi kehilangan,
namun gak ada salahnya tetap berusaha maksimal ya
salam
Aaah…Bunda, merinding pas baca kalimat terakhirnya, pernah merasa begitu hiks…
sekarang sudah mantaf khan Orin sayang
dah gak gituh lagi ………….
salam
Tuhan maha Adil bunda, setiap yang hilang dari kita pasti bukan yang terbaik untuk kita, pasti akan ada gantinya itupun seandainya manusia bisa menyadarinya…
karena dgn kehilangan, Allah swt akan menggantikan dgn yg lebih baik bagi kita ya Mbak Henny
salam
walau memiliki kekurangan tapi gak boleh menyerah dan putus asa
sepakat dgnmu, Andi
salam
Ikut menikmati tulisan bunda.
alhamdulillah, semoga ada yg bermanfaat Irfan
salam
jangan sampai langkah terhenti karena ada onak dan duri
met siang Bunda
selamat malam, Uncle
harus tetap semangat ya Uncle ……..
salam
Saat kehilangan kita selalu mendapat sesuatu yang baru. Yang baru ini jika suatu saat akan hilang juga..Siklusnya cuma seperti ini hilang-berganti sesuatu yang baru -hilang..Begitu terus berulang-ulang. Disini kan tantangannya, seperti bermain biola dengan dua dawai.bagaimana deal dengan situasi terbaru..
karena kehidupan akan terus berlanjut ya Vi
yuk, semangat terus , walau kehilangan sesuatu , krn akan datang gantinya , insyaAllah yg lebih baik lagi :
salam
huhuhu… makasih bunda sudah mengingatkan…*instropeksi diri
terimakasih juga Rina
sekalian utk mengingatkan diri bunda sendiri juga
salam
*kecup*
(*you know what i mean mam)
*Nyengir*
kehilangan pada awalnya menyakitkan namun pada akhirnya akan terbiasa..
gak tuh, mamin gak tau what do you mean nak ???? …..
(peluk2)
Salam
yeaahhh, mak tau..^^
kok, mamih gak tau yaaaa….
bisikin dong Mak ….hehehehe
salam
Mirip banget kejadiannya Bun dengan yang saya alami baru-baru ini, habis kehilangan sesuatu .. tapi lanjut aja ya Bun he he
Trims pesannya … top
innalillahi, semoga kehilangan itu akan dpt gantinya yg lebih baik lagi ya Kang ,aamiin
salam
Dalam keadaan sulit sekalipun kita harus memberikan yang terindah, walau tak mudah akan kucoba Bunda… Bahagia bisa sempat BW kemari, salamku Bunda
sepakat, tidak mudah pastinya Yunda, namun tetap usahakan semaksimal mungkin , gitu ya Yunda ?
bunda juga bahagia dgn kedatangan Yunda disini
(peluk2)
salam
kehilangan itu hanyalah bagian dari hidup yang harus kita lewati, yang terpenting bagaimana cara kita menyikapinya…
dan cara menyikapinya bagi tiap orang berbeda ya Susi
salam
dalam hidup, kehilangan sering, kegagalan kdang suka menghatui tapi kalau kita tetep semangat dan pantang menyerah pasti BISA ya bun!
Terima kasih bunda udah ngingetin ini….
cup cup…
anyway oleh2 dari bukit mana?
bener banget Ri, kehilangan dlm hidup sebenarnya hal biasa
cara menghadapinya yg perlu dipelajari….
cup cup sayang juga

oleh2 cerita bukik ada di rumahnya bundo di ladang jiwa Ri
salam
hmmmm, bacanya saja langsung trenyuh bun, benar sekali.. Perlu ada perenungan tentang ini..
Salam..
jangan kelamaan merenungnya ya Adi
salam
hidup harus terus dijalani dan tak boleh surut dengan keputus asaan. hal ini biasanya menimpa orang yg kehilangan orang yang dekat dengan dirinya, misalnya ada sanak keluarganya yang telah tiada.
Berlarut-larut meratapi atas kehilangannya justru akan menambah keterpurukan.
Ikhlaskan saja yg telah tiada, dan lanjutkan dengan sisa-sisa yg ada.
Salam dari sahabat2 di Brebes bunda..
karena kita sendiri lah yg memutuskan, ingin maju atau malah surut dlm perjuangan hidup ya Ruri
salam hangat kembali utk sahabat2 di Brebes, Ruri
salam
Pelajaran berharga juga saya dapatkan dari buku “Mengapa Aku Berbeda, Ayah?” karya Agnes Davona ( penulis Surat Kecil Untuk Tuhan ). Sungguh membaca tiga tulisan ini ( dua buku + tulisan Bunda ) muncul rasa malu dalam diri, mengapa mudah berputus asa sedangkan nikmat Tuhan tak terhitung jumlahnya.
Sekedar informasi, kontes menulis Endorsement for Abi Sabila masih digelar sampai tanggal 4 November 2011. Ditunggu partisipasinya dan terima kasih sebelumnya.
kadang manusia memang selalu menginginkan kesempurnaan ya Mas Abi,
walau Allah swt telah menyediakan segalanya utk kita ………………
semoga kita semua menjadi manusia yg selalu penuh rasa syukur ,aamiin
terimakasih utk info nya Mas Abi
salam
sangat-sangat memotifasi untuk aku dan mungkin untuk semua agar tetap semangakat-pantang menyerah…..
Semangat Pagi Bunda *Senyum manis buat Bunda*
akh, senyum manisnya Andes, bikin semangat bunda
terimakasih ya Andes ………
salam
Renungan pagi hari yang indah, makasih Mamih sayang..
terimakasih juga pak tuo ku sayang
salam
seringnya memang terlalu ngurusin yang ga ada, sehingga mengabaikan yg ada – yang jika dimaksimalkan mestinya masih bisa meraih tujuan yang sebenarnya ya Bun
bener Nik, yg ada aja dulu dimaksimalkan ya, siapa tau malah hasilnya hebat
salam
hmm…. bunda selalu bisa mengaitkan hikmah dibalik masalah yg ada.. suka!
hayyah….Dhila ini, pinter banget kalau dah muji si bunda
salam
Wah sebuah renungan yang indah sekali bunda. TFS
terimakasih Mbak EM.
semoga kita bisa seperti si pemain biola ini ya,aamiin
salam