Penting sekali mengajarkan kerapian ketika anak bermain dengan mainan nya pada anak sejak usia dini.
Bagaimana caranya? Cara cara dibawah ini pernah saya terapkan pada anak anak saya ketika mereka masih kecil dan sibuk dengan mainan mereka.

Mainan berserakan, buku-buku berhamburan, belum lagi baju kotor ikut tercecer di mana-mana. Hmm, rasanya baru tadi pagi saya membersihkan kamar sang buah hati, eh tahu-tahu kamar ini sudah kembali seperti kapal pecah.

Jika sudah bosan menjadi ‘mom cleaner’ karena harus selalu membereskan mainan yang berserakan, maka kini saatnya untuk bertindak mendisiplinkan buah hati agar ia menjadi lebih terorganisir.

Berbagai keuntungan pastinya bakal didapatkan jika kita menerapkan disiplin pada anak sejak masa muda mereka.

Yang pertama, kita tidak perlu lagi capek-capek membersihkan kapal pecah tersebut.

Kedua, ini juga melatih mental anak untuk lebih bertanggung jawab atas tiap tindakan mereka, maksudnya pastikan mereka tahu bahwa bila berani membongkar maka harus berani membereskan juga.

Yang perlu diketahui sebelum mendisiplinkan adalah bahwa anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat lebih dari yang mereka dengar. Jadi, jika ingin kamar atau bahkan seluruh rumah selalu terjaga kebersihan dan kerapiannya, maka berikan teladan, pelatihan, dan pengaturan yang nyata bagi mereka.

Taruh barang pada tempatnya.
Hal ini sangat penting untuk mendidik agar mental anak lebih terorganisir dan rapi.
Selain itu, bukankah bakal memudahkan  juga jika ingin mencari barang tertentu saat itu diperlukan.
Jika memungkinkan, minta bantuan putra-putri kita  untuk melabeli kotak-kotak atau lemari penyimpanan.
Misalnya kotak ini untuk buku, satunya untuk mainan, dan lain-lain.

Beri batasan tempat bermain.
Jika tidak ingin rumah dipenuhi dengan mainan yang berserakan, maka kita harus menerapkan prinsip yang satu ini.
Karena rumah kami tidak besar dan tidak memiliki ruang khusus untuk bermain, maka saya berikan space khusus bagi mereka untuk dapat bermain dengan leluasa.
Namun,saya juga perlu mengingatkan mereka untuk tidak melanggar batas wilayah tersebut. Dengan lain kata, saya tidak  tidak ingin melihat ada mobil-mobilan di atas meja dapur.

Beri batasan waktu bermain.
Selain ruang lingkup, anak juga harus memiliki jam main.
Mereka tidak seharusnya dibiarkan bermain sepanjang waktu.
Saya mengijinkan mereka bermain setelah mereka menyelesaikan tiap tanggung jawab yang ada, misalnya selesai mengerjakan pr .
Dengan demikian jam bermain tersebut bisa dipakai sebagai reward bagi anak-anak.

Saya memilih mainan yang edukatif agar tumbuh kembang anak lebih baik lagi, misalnya menyusun puzzle ,balok susun atau monopoli.

Pilih hasil karya yang terbaik saja.
Adalah hal yang sangat membesarkan hati jika anak melihat bahwa hasil karya mereka cukup layak untuk dipajang di salah satu sudut rumahnya.
Karena kebetulan si bungsu ketika kecil suka melukis dan pernah memenangkan kontes melukis sewaktu TK, maka ada beberapa karyanya yang boleh dipajang.
Namun, tak semua karyanya akan muat di kamar untuk dipajang.
Jadi, saat akhir tahun ajaran tiba, maka saya diskusikan dengannya karya-karya mana yang bakal dipajang, dibukukan, dan dibuang.
Itulah hal hal yang saya lakukan ketika anak anak masih kecil dan masih suka bermain dengan mainan nya.

Salam

Artikel ini diikutsertakan pada Mainan Bocah Contest di Surau Inyiak

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

31 responses »

Comment navigation

  1. saya pernah beli mainan edukatif di http://www.kadoMainanAnak.com. semacam block ada trolley, alhamdulilah sangat gampang kok nyusunya, setelah dimainkan anak saya, tinggal masukin kembali ke trolley.

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s