“Walaupun Anda adalah orang terkaya di dunia, tetapi Anda tetap tak bisa membeli waktu ekstra… Sehari tetaplah 24 jam… tetap 1440 menit… tetap 86400 detik” .

Apa yang biasa kita lakukan selama 24 jam setiap harinya? Sibuk dengan pekerjaan? bermain dan belanja? menghabiskan waktu di salon? pergi berkeliling dunia dan mengunjungi tempat-tempat baru? atau tidak melakukan apa-apa dan tidur di rumah?

Telah sering kita dengar bahwa waktu adalah sesuatu yang berharga, bahkan lebih dari uang sekalipun.

Sedetik saja kita kehilangan waktu, tak ada yang dapat mengembalikannya. Semilyar uang pun tak dapat membeli satu detik yang pernah terlewatkan di dalam hidup kita, yang telah kita buang dengan sia-sia.

Orang terkaya, orang tidak mampu, semua sama-sama miskin jika dihadapkan dengan waktu.

Ada atau tidak adanya materi, tak akan membantu membeli dan mendapatkan waktu yang telah dijalani.

Anda mungkin bisa membeli kejujuran seseorang, bisa membeli kesetiaan seseorang, bisa membeli tanah berhektar-hektar, mobil yang mewah dengan perlengkapan teknologi tercanggih, atau bahkan uang Anda bisa membeli seluruh dunia, namun tetap saja uang Anda tak mampu membeli waktu.

Di hadapan waktu kita adalah orang miskin yang seharusnya memanfaatkan setiap detik yang kita punya baik-baik.

Sayangnya kita tak bisa mengecek berapa banyak saldo yang kita miliki di dalam hidup ini, sehingga kita bisa memanfaatkan setiap detiknya untuk hal yang baik.

Namun justru karena itulah sebaiknya kita lebih menghargai setiap detik yang kita punya.

Bisa saja saldo kita kecil, atau saldo kita berlimpah sehingga dapat melakukan segala sesuatu yang kita inginkan. Tetapi bagaimana jika saldo kita hanya tinggal 48 jam saja atau malah 60 menit saja? kita tak pernah tahu bukan?

Berapapun sisa saldo waktu kita, manfaatkan setiap detiknya untuk hal terbaik yang ingin kita lakukan.

Pelukan hangat untuk keluarga, kecupan manis di setiap kesempatan untuk orang yang Anda sayangi, tetesan air mata bahagia, kata-kata manis dan lembut yang dapat membahagiakan orang lain, kesetiaan, kejujuran, ketulusan hati saat melakukan setiap hal, berikan semua waktu Anda untuk melakukan segala sesuatu yang baik.

Dan ketika saldo waktu kita habis, nama kita akan muncul sebagai salah satu pemenang.

Ya! kita berhasil memanfaatkan saldo waktu kita dengan baik.

Nasabah terbaik akan mendapatkan hadiah yang indah dari Allah swt .

Salam

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

76 Responses »

Comment navigation

  1. mengena sekali bunda, hal itu jadi mengingatkan saya akan sumpah Allah SWT dalam surat Al-Ashr. sungguh, kadang saya juga sering terlena dengan waktu, sia-sia dan tiada berujung pangkal. terima kasih, ia telah menjadi insparasi kembali bagiku.. salam

  2. kyaine says:

    mdh2n saja sisa waktu yg saya punya bisa saya manfaatkan sebaik2nya. siapa yang bakal tahu kapan ajal menjelang

  3. sangsaka says:

    terima kasih telah mengingatkan Bund, saya sadar usia saya sudah hampir menyentuh angka sekian, dan saya sadar bahwa hidup di dunia ini hanya sebentar… tobat ah..

    ikut tobat juga saya Kang …..
    saldonya gak tau tinggal berapa lagi :(
    slam

  4. darmantomuat says:

    bunda… I just wanna say “LIKE THIS so MUCH…”

    I just wanna say ” thanx for your compliment” :)
    salam

  5. Rita Susanti says:

    Terima kasih telah mengingatkan Bund…Membagi waktu secara baik adalah salah satu kekurangan saya, sehingga banyak hal yang masih ingin saya raih belum saya dapatkan hingga saat ini…

    hanya belum saatnya saja mungkin,Mbak Rita :)
    slam

  6. marsudiyanto says:

    Saya lagi belajar dan belajar memanfaatkan sisa waktu Bun…
    Tapi nggak pinter2…

    Salammmmmm

    duh, kok kayaknya bunda kesindir deh :(
    muridnya Pak Guru yg gak pinter2 juga nih :)
    salam

  7. waktu tidak bisa diputar kembali , jadi mengapa orang mesti merayakan ultah padahal sesungguhnya pada hari itu saldo waktunya berkurang lagi

    itulah mengapa Rasulullah saw tak pernah mencontohkannya ,Mas :)
    salam

  8. Ya, tepat sekali, waktu itu memang sangat berharga … bahkan 24 jam akan terasa sia-sia kalau kita tidak melakukan apa-apa …

    intinya, maksimalkan saldo waktu yg tersisa
    hanya utk berbuat kebajikan saja :)
    salam

  9. Bee'J says:

    kalo kata orang Arab “Al-waqtu kas-saif illam-taqtho’hu qatha’aka” Waktu ibarat pedang, jika kamu tidak memotongnya,
    niscaya pedang itu yang akan memotongmu… ya kan bun? hehe…

    betul Bang, jadi bijaklah dlm memanfaatkan saldo waktu yg tersisa ini :)
    salam

  10. Epenkah says:

    Rasulullah dalam sabdanya ada yg mengatakan: 2 hal yang paling sering di sia-siakan manusia adalah waktu dan kesehatan.. (bener gak Bunda?)

    ya , begitulah kita Rudy,
    sering melakukan kesia2an :(
    salam

  11. Kakaakin says:

    Duuhh… saldo waktu semakin berkurang nih…
    Mesti revisi planning kehidupan lagi nih, Bunda…

    dan, gak tau saldonya tinggal berapa ya Kakaakin :(
    salam

  12. Tanti says:

    Jadi jangan sia-siakan waktu ya bun…
    Kadang kita suka bilang “gimana nanti aja deh” tanpa memikirkan harusnya saat ini juga kita harus take action for a better future.
    Very nice post buncay.. luv u

    bunda kadang masih suka begitu Tanti sayang :(
    luv you too ……….:)
    slam

  13. Brotoadmojo says:

    terkadang kita lupa, berfikir bahwa masih ada hari esok dan melupakan bahwa ‘jatah’ waktu kita entah kapan akan habis… terimakasih Bunda buat postingannya, bisa buat interospeksi diri…

    terimakasih juga Mas Broto,
    tulisan ini sekalian utk mengingatkan diri sendiri juga :)
    salam

  14. Bunda….jadi menitikkan air mata. 2006 saya hanya diperkirakan bertahan hidup 3 bulan ke depan. 2008 lagi-lagi hal yang sama kudengarkan dari seorang ongkolog karena protokolku tanpa Herceptin. Hari ini, detik ini…aku masih bernafas meski labelnya penyintas kanker dengan prognosis yang buruk. Alhamdulillah….Fabi ayyi ala irobbikuma tukadiban….

    Ternyata manusia hanya mampu meramalkan saja ya Ani sayang………
    tetaplah Allah swt yg menentukan umur manusia :)
    selalu semangat ya Ani :)
    salam

  15. assalamu’alaikum bunda,
    karena tidak dapat melihat saldo waktulah seharusnya kita lebih terpacu untuk memanfaatkan saldo waktu tersebut untuk sesuatu yang bermanfaat :)
    salam bunda, nasihat yang bagus

    walaikumsalam.wr.wb.
    seharusnya begitu Mas, namun seringkali kita
    selalu lupa :(
    salam

Comment navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s