”Makanlah di saat Anda merasa lapar, berhentilah sebelum Anda kenyang” hmmm… ya benar juga sih, tetapi jika setelah makan ternyata masih ingin makan lagi apa dong namanya?

Kita menyebutnya sebagai lapar mata!

Makan di saat kita tidak merasa lapar, dan mungkin hanya karena ingin saja.

Sebenarnya apa sih penyebab lapar mata?

Ada empat penyebab yang dijelaskan secara ilmiah soal lapar mata.

1. Karena salah makan

Biasanya kita makan sesuatu yang ‘asal kenyang’ saja, tanpa memperhatikan kandungan nutrisinya.

Karbohidrat, berupa nasi dibuat lebih banyak porsinya untuk membuat kenyang. Tetapi ternyata trik ini justru salah karena Anda akan merasa cepat lapar.

Dalam setiap porsi makanan, semua nutrisi sebaiknya tercukupi, terutama serat dan protein karena dua hal itu akan menyeimbangkan kalori di dalam tubuh.

Karena kecenderungan inilah orang jadi mudah gemuk.

Solusi: makan sesuai dengan porsi, seimbangkan porsi sayur (sebagai pemenuh serat) dan lauk sebagai protein) serta karbohidrat.

2. Karena kondisi emosional

Ada beberapa orang yang saat merasa ketakutan, sedih, kecewa, stres, atau bosan akhirnya melampiaskan emosinya lewat makanan.

Mereka ingin memakan semua hal yang terlintas di benaknya.

Padahal mungkin mereka baru saja makan.

Nah ini yang berbahaya, karena emosi yang mendorong untuk makan, bukan karena kebutuhan tubuh. Ada kecenderungan untuk gemuk dalam waktu yang sangat singkat.

3. Karena mengantuk dan lelah

Seperti dilansir oleh WebMD.com, ada dua hormon yaitu leptin dan ghrelin yang mempengaruhi dan mengontrol rasa lapar dan kenyang.

Kelelahan tubuh dan rasa kantuk menyebabkan jumlah leptin menurun cukup drastis, sehingga otak terstimulasi untuk merasa lapar dan ingin makan.

Pada umumnya hal ini terjadi pada malam hari, dan ujung-ujungnya kita jadi ‘ngemil‘ entah itu cokelat, biskuit, ice cream atau bahkan makan berat.

4. Karena haus

Terkadang kita salah mengartikan keinginan tubuh, saat merasa haus kita malah makan.

Kebiasaan buruk kita adalah tidak mengonsumsi air mineral minimal 8 gelas sehari, inilah yang membuat tubuh menjadi haus dan kekurangan cairan, akibatnya Anda menerjemahkannya sebagai rasa lapar, padahal cairan tubuh Anda sedang turun.

Jadi, ”Makanlah di saat Anda merasa lapar, berhentilah sebelum Anda kenyang”’, ok?


Salam

Sumber: women’s health

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

78 responses »

Comment navigation

  1. septiandeni says:

    apakah terlalu banyak berfikir juga salah satu penyebab kita lapar

    biasanya malah kebalikannya, kalau terlalu banyak beban pikiran, malah gak kerasa lapar :)
    salam

  2. Den Hanafi says:

    heuheu… ini mah saya banget bun. kalau makan, ga pernah sekalipun saya memperhatikan nutrisinya. :mrgreen:

    yang penting kenyang ya Kang Pai :)
    salam

  3. pu3 says:

    ingat..ingat..minumlah sebelum anda haus,,,
    betulll bun..??daripada keduluan makan…

    haha………. minum yg banyak, sekalian kenyang ya Pu3 :D
    salam

  4. anna says:

    ah betul sekali bunda..
    kadang kita makan karena emosi..

    lagi down makan
    lagi marah makan

    wah, bakalan cepet ndut deh..

    duh, bunda minum air putih aja,
    bisa nambah sekilo tuh Mbak :(
    salam

  5. Alasan terakhir mungkin lg banyak uang bun..kl nggak banyak uang psti nggak akan makan, :D

    Salam persahabatan ,-

    tapi, khan tetap saja , gak sehat kalau kayak gitu Mas.
    makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang, adalah yg terbaik utk tubuh kita :)
    salam

  6. ningrum says:

    oke Bun :)

    beberapa teman mengeluhkan kalau sudah stress dan capek, maunya makan terus Bun :D

    jadilah, ndut, krn stress nya dialihkan kemakanan ya Mbak Ning :)
    salam

  7. ceuceu says:

    saya pernah (sering) mengalami 4 hal di atas Bun.. :) .. dan semakin nambah umur, harusnya saya lebih teratur lagi mengatur pola makan ya… hmm… makasi Bunda sayang…

    bundapun juga masih terus mencoba Ceu,
    karena tidak mudah, jadi hrs sering dilatih :)
    salam

  8. Eyangresi313 says:

    Cerahkan hati dengan pancaran sinar Illahi
    Tebarkan kedamaian dengan cinta kasih dan kelembutan.
    Tetaplah berkarya mengisi kreatifistas dengan pancaran cahaya Illahi
    Karyamu tetap dinanti…….bunda.

    intinya , apapun yg kita lakukan diniatkan hanya krn Allah swt semata ya Eyang :)
    salam

  9. joko santoso says:

    Terima kasih Bunda telah mengingatkan saya sebuah hadis nabi, sebab kebiasaan makan saya yang ngelantur menjadikan tubuh saya semakin subur.

    hahaa…..tubuh subur sih, sama dunk kayak bunda :D
    salam

  10. cempaka says:

    sy jarang laper bun ^^.. paling luwe aja hehehhehhe ^^ *kaburr ah***

    jarang itu keponakannya sering ya Cempaka :)
    salam

  11. kyaine says:

    di saat pekerjaan padat kadang saya lupa makan. tetapi begitu pekerjaan selesai wis… rakus banget. malu2in deh :P

    Pantesan pecak lele dan sate ayam , sampai tandas :D
    salam

  12. Mvstova says:

    sepertinya saya cocok dengan alesan yg nomor dua.. stress.
    nice artikel bund.. ^^ bintang lima. :D

    jangan stress lagi ya Mas Mus :)
    salam

  13. kang ian says:

    setelah baca ini saya langsung beli makan bun..lapar habisnya xixi
    makan yuk bund :)

    hahaha…………..selamat makan, Ian
    jangan berlebihan ya ……… :)
    salam

  14. Puskel says:

    Iya bunda, seringkali timbulnya berbagai penyakit, bermula dari kesalahan memilih dan mengkonsumsi makanan/minuman.

    jadi, benar ya Mas.
    kesehatan dpt maksimal dgn menjaga makanan/minuman kita :)
    salam

  15. TuSuda says:

    Betul bunda, ada baiknya pintar mengatur pola makanan agar tetap sehat dan bugar. Makasi…

    Tentunya Bli dokter lebih fasih dlm hal ini ya :)
    salam

  16. nanaharmanto says:

    Quote yang sepertinya sulit untuk diterapkan nih… hehe…
    terima kasih untuk posting ini bunda, saya jadi tahu, ternyata kelelahan dan haus juga memicu timbulnya rasa lapar/ingin makan..

    salam hangat, Bunda…

    agak susah, memang Mbak Nana, tapi bukan tdk bisa ya :)
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s