Satu ketika, salah seorang teman pernah mengeluh begini “Lebih enak jadi laki-laki daripada perempuan.” Benarkah?

Saya pun menatap sang teman dengan pandangan heran dan kasihan.

Pernyataan yang meluncur dari bibir seseorang mampu menunjukkan kualitas batinnya. Ada apakah denganmu, perempuan?

Usut punya usut ternyata ibunya suka memperlakukan tidak adil antara anak perempuan dengan laki-lakinya.

Dalam banyak hal, anak laki-laki mendapat perlakuan istimewa dibanding saudari-saudarinya. Misalnya saja dalam hal makan. Anak-anak laki-laki pasti diberi jatah daging ayam yang paling besar dan empuk, sedangkan anak-anak perempuan diberi yang banyak tulang dan kecil.

Belum lagi dalam hal pakaian, pendidikan, dan lain-lain.

Jadilah sebuah persepsi muncul di benak seorang anak perempuan bahwa menjadi laki-laki jauh lebih baik.

Bukan satu atau dua kasus ditemui di tengah masyarakat tentang perlakuan diskriminatif antara laki-laki dan perempuan.

Banyak kasus terjadi sehingga para feminis merasa mendapat angin segar untuk menunjukkan bahwa perjuangannya benar.

Fakta di masyarakat tak terelakkan, memang.

Tapi apakah sebuah atau beberapa buah fakta itu bisa dijadikan dalil pembenaran?

Berpikirlah jernih, wahai perempuan utamanya muslimah.

Fenomena seperti contoh kisah di atas terjadi karena ada sesuatu yang salah tertanam di benak sang ibu.

Sebuah persepsi bahwa mempunyai anak laki-laki lebih mulia daripada anak perempuan.

Sebuah persepsi yang tidak muncul dengan sendirinya.

Sebuah persepsi yang dibangun secara turun temurun dan terbina oleh masyarakat tempatnya tinggal.

Sebuah persepsi jahiliyah tepatnya, yaitu ketika perempuan dianak-tirikan dan terpinggirkan.

Saatnya para ibu, masyarakat, negara dan dunia menengok sebuah aturan yang sangat memuliakan perempuan


Aturan Islam yang berasal dari Sang Maha Pembuat Aturan jawabannya.

Perempuan dimuliakan sehingga tak tanggung-tanggung ada surat An-Nisa yang berarti perempuan dan berbicara banyak tentang perempuan juga.

Saat ketika Islam datang itulah, hak perempuan terangkat dengan sempurna.

Perempuan yang sebelumnya tak punya hak untuk mewarisi harta tapi malah diwariskan karena dianggap harta benda, menjadi punya hak karena Islam.

Perempuan yang semula tak punya suara untuk memilih calon suami, menjadi punya hak memilih dan menolak bila sang calon tak sesuai dengan keinginannya.

Perempuan yang semula bodoh, terbelakang, terpinggirkan bahkan dibunuh karena mencoreng keluarga dengan kelahirannya, menjadi istimewa dan terpuji karena Islam.

Lihatlah siapa yang disebut oleh Rasulullah saw tercinta ketika seorang anak bertanya siapa yang seharusnya dipatuhi.

Ibu disebut tiga kali mengalahkan posisi seorang ayah. Begitu indah posisi seorang perempuan dalam Islam.

Ketika berstatus istri, hanya dengan cukup taat dan patuh pada suami selama tidak melanggar aturan Allah, surga balasannya. Begitu mudah, begitu indah dengan Islam.

Ketika mempunyai anak perempuan pun, satu, dua atau tiga, jaminannya surga bagi orang tua yang mampu membesarkan dan mendidik sang anak agar menjadi pribadi yang sholihah.

Subhanallah.

Lalu di sebelah mananya perempuan mengeluh dan menyesal terlahir sebagai perempuan?

Pantas bagi mereka yang terlahir sebagai perempuan tapi tak mengenal Islam untuk mengeluh.

Tapi setelah berbagai keistimewaan dan kemuliaan yang diberikan oleh Islam, apakah masih pantas kita sedih karena terlahir sebagai perempuan?

Sekali-kali tidak! Menjadi perempuan itu indah.

Menjadi perempuan muslim itu jauh lebih indah.

Karena sesungguhnya keindahan yang ada, bukan karena status kelamin yang disandang melainkan aturan siapa yang dipakai.

Menjadi laki-laki dan perempuan adalah anugrah.

Dan ketika ‘kun fayakun’ Allah swt menjadikan kita perempuan, yakinlah bahwa jenis kelamin ini yang terbaik bagi kita, pun yang terindah yang pernah kita punya.

Maka belajar bersyukur adalah sebuah keindahan lain selain sebagai perempuan yang mempunyai status keislaman dalam diri.

Jangan pernah menyesal menjadi perempuan, karena yakinlah menjadi perempuan itu indah.

Bila tak percaya, tanyakan pada seantero penghuni dunia, mereka pasti akan setuju dengan pendapat ini.

Tak terkecuali juga para laki-laki.

Yakinlah!

Salam


About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

86 responses »

Comment navigation

  1. kikakirana says:

    Klo menurut QK pribadi tergantung manusianya,,, QK rasa Allah selalu adil dengan apa yang diciptakannya. Laki-laki memang istimewa, tapi perempuan pun tak kalah istimewa. Tanpa perempuan, laki-laki tak akan pernah ada. Begitupun perempuan, tanpa laki-laki kita tak akan pernah dapat tercipta. sepertinya cuma bunda maria ibu dari nabi isa a.s (klo QK nggak salah) yg bisa… (dengan izin Allah..)

    Keduanya juga memiliki hak dan kewajiban yang seimbang QK rasa,,, Laki-laki sebagai kepala rumah tangga, berkewajiban membimbing istri dan anak”nya untuk menujuNya… dan Perempuan sebagai istri, harus patuh dan taat kepada suaminya… QK rasa cukup imbang kan Bunda??

    ya ini sich cuma pendapat QK aja :P

    HIDUP!!! ^_^

    pendapat QK baik dan bagus kok :)
    namun sebenarnya perempuan itu diciptakan telah mulia dr sananya.
    hanya kadang perempun sendirilah yg merendahkan diri dan harkatnya sbg perempuan :)
    salam

  2. mamawulung says:

    sayangnya laki2 seringkali ngelunjak. merasa sbg mahluk yg utama, sering yg diingat hak2nya doang bukan kewajibannya. di indonesia sering kita lihat perempuan ditinggalkan dengan anak2nya dan si laki2 pergi entah kemana rimbanya, kadang kawin lagi. saya banyak melihat ini di sekitar saya. mungkin itu salah satu hal yg membuat saya tidak suka jika laki2 dilebih2kan. harusnya pendidikan terhadap laki2 sedari kecil ditekankan betapa mereka itu punya tanggung jawab yang besar. tidak sekadar bahwa mereka itu mahluk istimewa.
    saya sendiri adalah bayi perempuan yang diharapkan terlahir sebagai laki2 oleh bapak saya.

    pada dasarnya perempuan diciptakan mulia dari sananya,
    namun kadang perempuan itu sendirilah yg menghinakan martabatnya sendiri,
    mungkin hal itu juga yg membuat laki2 kurang respek pd mereka.
    atau, laki2 ini kurang mengerti hikmah diciptakannya perempuan oleh Allah swt.
    padahal, ibu, istri,adik,kakak dan anak mereka adalah perempuan :(
    salam

  3. fitrimelinda says:

    saya bangga sebagai seorang muslimah..

    http://fitrimelinda.wordpress.com/2010/04/15/nikmatnya-menjadi-muslimah/


    dan, bundapun bersyukur ,Allah swt telah berkenan
    menjadikan kita seorang muslimah.
    salam

  4. BENY KADIR says:

    Perempuan memang indah dan istimewa,Bunda ketika saya melihatnya pada diri ibuku dan isteriku.

    titip hormat dan sayang bunda
    untuk ibu dan istri tercinta ,Mas :)
    salam

  5. makasih nasehatnya…salam kenal…kunjung balik ke gubug saya ya bund…

    salam,
    tfd

    salam kenal juga.
    terimakasih utk kunjungannya.
    insyaallah, bunda akan sempatkan mampir disana :)
    salam

  6. anna says:

    saya juga bangga dan bersyukur jadi perempuan bunda..
    Allah memberi banyak keistimewaan untuk kita..

    semoga kita senantiasa menjdi perempuan sholihah ya bund..

    perempuan mulia dimata Islam,
    ikut mengaminkan doanya Mbak Anna
    salam

  7. monda says:

    alhamdulillah bunda,aku ikhlas kok menjadi perempuan
    kereen banget postingnya
    salam sayang bunda (hmmm, jadi kepengen ketemu bunda)

    bunda selalu bertemu Mbak Monda dlm mimpi di siang hari :)
    salam

  8. Asop says:

    Setahu saya, menjadi perempuan itu lebih gampang masuk surga. Cukup dengan melayani suami dengan baik, mengurus rumah tangga (termasuk anak) dengan baik, insya Allah surga jadi jaminan.
    Kalo jadi laki-laki, memang dimudahkan di dunia ini dalam beberapa hal (misal, ga perlu merasakan sakitnya melahirkan). Tapi, godaan untuk para lelaki sangat banyak dan berat. :D

    Setuju Sop,
    sayangnya banyak yang merasa hal tsb
    berat utk dilakukan :(
    padahal Allah swt telah memberikan kemudahan
    salam

  9. wanita itu seindah islam

    alhamdulillah…………..
    salam

  10. Nia says:

    Nia jadi senyum senyum bunda baca artikelnya :D
    Jadi amat bangga jadi seorang perempuan. Semoga bisa menjadi seorang muslimah berkualitas..Amiin ^^

    senyum Nia manieezzz sekali :)
    salam

  11. Kakaakin says:

    Insya Allah saya tak pernah menyesal atas apa yang telah dianugrahkan Allah pada saya :)

    Alhamdulillah, semoga kita semua termasuk manusia yg selalu bersyukur,amin
    salam

  12. aldy says:

    Anak saya dua-dua nya perempuan serta cantik dan montok.
    Anugrah yang maha kuasa, perempuan dan laki-laki menurut saya memiliki tanggung jawab yang sama beratnya. Tidak ada yang lebih dari yang satunya.

    salah satunya,Widya ,namanya, cantik dan cerdas :)
    salam

  13. RyZack says:

    Laki-laki dan perempuan itu memang memiliki perbedaan, karena perbedaan itulah mereka diciptakan untuk saling melengkapi. :)

    Setuju, Allah swt memang Maha Segalanya
    salam

  14. Jadi laki-laki ataupun perempuan adalah anugerah, dan menjadi sebaik-baik rupa.
    Kalo lagi gak syukur nikmat, laki-laki bakal bilang bahwa enakan jadi perempuan, pun sebaliknya.
    Lagi-lagi,

    Mari bersyukur…

    Salam

    yang paling penting memang selalu bersyukur,
    ditambah ketakwaan pd NYA semata.
    salam

  15. indra1082 says:

    semua manusia sama, tetapi dalam kodratnya pria dan wanita adalah berbeda…
    jagalah *harta* wanita muslimah…….

    yang membedakan hanya ketakwaan kita pada Allah swt
    salam

  16. dasir says:

    Ayo para perempuan muslimah jangan termakan ocehan kaum feminis yg mengkampanyekan liberalisme dan pluralisme, kalian adalah perhiasan dunia yg agung, mutiara yang menawan tapi tidak untuk diobral, bukankah yang mahal2 dan antik itu tidak diobral, nilainya tinggi dan kalian adalah penanam pondasi pertama bg generasi mendatang. Go Survive wanita Indonesia tp tetap berpijak pd nilai2 Syariah Islam. Salam hangat selalu

    setuju Mas Dasir, krn sejak lahirpun perempuan sudah makhluk istimewa yg mulia,
    hanya seringnya perempuan itu sendirilah yg merendahkan martabat dan harkat dirinya sendiri
    salam

  17. dasir says:

    Kenapa harus jadi laki2, wong banyak laki2 yang pingin jadi perempuan, lihatlah Ivan gunawan, Edrik dll mereka malah bergaya perempuan. Hahaha.. Just kidding.
    Memang bunda, dalam Alqur’an tak ada surat Rijal adanya AnNisa’,aku juga suka perempuan, lbh2 yg sholihah..hmm adem dipandang.
    Salam bunda..

    Semoga Mas Dasir sudah menemukan yg sholihah, sebagai perhiasan yg paling bagus
    di dunia dan akhirat :)
    salam

  18. antokoe says:

    salam hormat buat para perempuan, dari laki-laki.
    kita akan selalu melengkapi…

    dalam berkah dan rahmat Illahi ,amin
    salam

  19. kiraitomy says:

    semuanya anugrah dari Nya
    gak ada perbedaan

    yang berbeda hanya ketakwaan kita padaNYA.
    salam

  20. akhta says:

    Bunda, saya benci dengan kaum laki-laki. Mereka itu egois, mata keranjang, hidung belang dan masih banyak gelar buruk yang lain. Oleh sebab itu saya putuskan untuk menikah dengan wanita karena saya benci pria..hehehe.
    Salam Hangat, maaf hanya bercanda.

    hahahaa….. Mas Akhta :D :D
    gak semua laki laki seperti itu khan ? :)
    salam

  21. achoey says:

    Kini, aku telah memilih perempuan yg kan menemaniku dalam menjalani kehidupan ini
    Ah, betapa aku bangga bisa bersanding dg perempuan :)

    dijaga dan disayangi hanya krn Allah swt semata ya A :)
    salam

  22. ABDUL AZIZ says:

    Assalamu’alaikum,

    Apa kabarnya Bu ? Mungkin ada dua bulan lebih kita tidak bertemu. Ada kesibukan yang tak bisa ditunda.

    Berbicara tentang perempuan selalu menarik. Allah telah mengangkat harkat dan derajatnya sama dengan lelaki, tapi justru perempuan itu sendiri yang merendahkan martabatnya. Apa yang dituntut para feminis itu berlebihan, pada hal sebaiknya kita kembali kepada nilai-nilai agama yang begitu menghargai kaum perempun.

    Terima kasih.

    walaikumsalam.wr. wb. Pak Aziz.
    walau lama gak bertemu, namun kita tetap saling mendoakan ya Pak. :)
    betul sekali Pak, seringnya wanita lah yg merendahkan harkat dan martabatnya sendiri.
    Semoga perempuan2 indonesia semua selalu dlm lindungan Allah swt,amin.
    salam

    Salam buat seluruh keluarga.

  23. Matt Wahyu says:

    Allah menciptakanm manusia sebaik-baik makhluk, masing2 punya tanggung jawab yang berbeda dan masing2 punya kehormatan, baik laki2 maupun wanita.
    subhanallah, indah sekali

    Karena Allah swt Maha Sempurna
    salam

  24. rurumichan says:

    bunda keren banget blog nyaaa suki desuka hehe
    aku tarok linknya di blog aku yaaa

    http://rurumichan.wordpress.com/

    proud to be a woman too bunda..

    semoga kita mampu menjadi perempuan2 sholehah ya Ru :)
    tukeran link? silakan, dgn senang hati
    salam

  25. d.e.q says:

    Bukannya jadi wanita enak? Kerjanya bisa cuti hamil kalo jadi PNS, sampe bayinya ga nyusu lagi

    itulah salah satunya Deq :)
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s